Saturday, June 13, 2015

7 Kebiasaan Rasulullah

Loading...

BERAPA kali dalam setahun Anda jatuh sakit? Sehat, bagi orang Islam, merupakan akumulasi beberapa hal; cukup tidur, makanan yang baik, olahraga teratur, dan menjauhi maksiat—selain juga mendekatkan diri dengan Allah SWT. Menurut banyak riwayat,

Rasululllah Muhammad SAW hanya sakit selama satu hari dalam
hidupnya, yaitu ketika menjelang wafatnya beliau. Ada juga yang
meriwayatkan, Beliau SAW sakit dua kali.

Selidik punya selidik, Rasul ternyata mempunyai setidaknya tujuh
kebiasaan yang selalu beliau tunaikan dalam kesehariannya.

1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH


Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh,
melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh

berjamaah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah.
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit
TB.
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN

Loading...
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman,” (HR Muslim).

3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN

Sabda Rasul : “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)” (Muttafaq Alaih).

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk
udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan

4. GEMAR BERJALAN KAKI

Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

5. TIDAK PEMARAH

Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah
terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi
oleh kebersihan dan kesehatanjiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :

- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila
duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA

Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam
bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja
keras, serta tawakal kepada Allah SWT

 7. TAK PERNAH IRI HATI

Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka
menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.
dengan Meneladai Beliau Insya Allah Hidup Anda lebih Sehat.
Loading...

Artikel Terkait

Back To Top